7 Hal Yang Harus Kamu Ketahui Tentang Pendidikan di Finlandia, Negara dengan Sistem Pendidikan Terbaik di Dunia!

Finlandia merupakan salah satu negara di bagian Eropa Utara yang berbatasan langsung dengan Swedia dan Norwegia. Negara satu ini sangat terkenal di kalangan pendidik dan juga pemburu beasiswa. Tidak hanya memiliki alam yang indah, tetapi Finlandia juga memiliki sistem pendidikan terbaik di dunia. Jika saat ini anak-anak Indonesia masih saja terjerat beberapa masalah kenakalan remaja, maka hal ini tidak akan kita temui di Finlandia. Uniknya lagi, Finlandia hanya menerapkan lima jam untuk belajar dalam sehari dan tidak ada ujian nasional. Tetapi Finlandia mampu mencetak generasi-generasi terbaik di negaranya.  Bahkan tanpa pekerjaan rumah (PR) atau pun rangking di kelas nyatanya Finlandia bisa memiliki generasi emas yang pintar. Penasaran dengan sistem pendidikan di negara satu ini? Berikut 7 hal yang harus kamu ketahui tentang pendidikan di Finlandia, negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia.

  1. Sekolah Negeri Bebas Biaya Sekolah

Saat ini bagi kita yang belajar di Indonesia kita tentu sudah tidak asing dengan urusan bayar membayar. Apalagi ketika tiba tanggal sepuluh, saat dimana jatuh tempo untuk pembayaran sekolah yang terkadang membuat kita ikutan pusing. Di Finlandia hal ini tidak berlaku, sekolah disini gratis tanpa dipungut biaya bagi siswa yang memilih belajar di sekolah negeri. Bahkan jika siswa lebih memilih untuk belajar di sekolah swasta, maka biaya pendidikan juga sangat terjangkau, dan sekolah swasta hanya terdapat beberapa saja dan itu pun biasanya berdiri atas nama sekolah agama.

Bagi sistem pendidikan di Finlandia, semua sekolah sama bagusnya dari berbagai kualitas dan teknologi penunjang. Tidak ada cerita orang tua akan pusing untuk memilih sekolah mana yang bagus atau sekolah mana yang menjadi favorit. Tidak hanya itu, di setiap sekolah juga disediakan makan siang gratis bagi semua siswa. Tentu saja hal ini sangat menguntungkan siswa yang sedang belajar. Selain nutrisi yang tercukupi, pelajaran yang disampaikan oleh guru pun akan terserap dengan baik karena perut kenyang. Finlandia membangun sekolah berdasarkan prinsip kesetaraan, artinya seluruh sekolah memiliki kualitas yang sama. Bahkan fasilitas pendukung belajar juga disediakan seperti angkutan sekolah gratis serta biaya kesehatan gratis.

  1. Semua Guru di Finlandia Memiliki Gaji Tinggi dan Bergelar Master

Mengingat guru pasti tidak sedikit yang berfikiran bahwa guru memiliki gaji yang sedikit jika dibandingkan dengan pekerja kantoran meskipun sama-sama memiliki gelar sarjana, hal ini memang benar adanya di Indonesia. Tetapi di Finlandia hal ini tidak berlaku. Semua guru di Finlandia memiliki kualitas terbaik. Bahkan pemerintah juga memberikan biaya untuk guru di Finlandia meraih gelar masternya. Profesi guru di Finlandia menjadi salah satu profesi yang bergengsi. Bahkan gaji yang diberikan oleh pemerintah Finlandia pun dua kali lipat dari gaji guru di Amerika Serikat, baik guru SD atau SMA. Mereka sama-sama memiliki gaji yang tinggi. Pemerintah Finlandia sangat menyadari bahwa guru memiliki pengaruh besar untuk meningkatkan pendidikan suatu negara serta menjadi penentu mutu generasi penerus bangsa.

  1. Ujian Nasional Tidak Penting

Ujian nasional memang menjadi salah satu momok yang menakutkan untuk sebagian besar siswa. Apalagi ketika siswa harus gagal dalam menjalankan ujian nasional, hal ini seperti menjadi aib tersendiri bagi keluarga. Apa yang dirasakan oleh siswa di Indonesia, tidak dirasakan oleh siswa Finlandia. Pasalnya disana ujian nasional tidak penting karena guru dianggap sosok yang paling mengetahui bagaimana cara mengevaluasi siswanya. Tentu saja, guru memiliki mutu dan kredibilitas yang tidak diragukan lagi. Pemerintah Finlandia juga menyakini bahwa guru merupakan sosok yang paling mengerti kurikulum dan juga mereka yang paling mengetahui kurikulum apa yang paling sesuai untuk siswanya, sistem pendidikan di Finlandia ini memang sangat berbeda jika dibandingkan dengan negara lain. Tetapi disinilah Finlandia menjadi lebih unggul.

  1. Anak-Anak Bersekolah Setelah Usia 7 Tahun

Persiapan mental yang matang menjadi salah satu alasan mengapa anak-anak di Finlandia baru boeh bersekolah saat usianya 7 tahun. Pemerintah Finlandia menyakini bahwa anak-anak dengan usia 7 tahun seharusnya bermain sambil belajar, mereka bisa menemukan jawaban sendiri dan juga berimajinasi. Pada usia dini inilah saat dimana anak-anak harus lebih banyak bersosialisasi dengan teman-teman sebaya, bukan malah sibuk dengan belajar berhitung atau membaca. Bahkan penilaian tugas baru akan diberikan ketika siswa sudah duduk dibangku kelas 4 SD.

Di Finlandia mesikipun siswa sudah duduk dibangku SMA, metode pembelajaran interaktif masih menjadi salah satu cara belajar yang mendominasi. Meskipun terlihat telat untuk memulai proses belajar, nyatanya siswa-siswa di Finlandia mampu unggul dalam tes PISA (internasional Programme for International Student Assessment). Tes PISA sendiri merupakan sebuah tes yang ditujukan untuk mengetahui kemampuan dan ketrampilan pelajar saat umur 15 tahun. Tentu saja hal ini membuktikan bahwa sistem pendidikan di Finlandia sangat efektif.

  1. Belajar 45 Menit dan 15 Menit Istirahat

Cara belajar ala Finlandia ini memang cukup singkat dan efektif. Pemerintah Finlandia menyakini bahwa kemampuan terbaik siswa dalam menyerap materi yang diajarkan hanya 45 menit. Dan hal inilah yang diterapkan oleh pemerintah. Setelah belajar 45 menit maka siswa berhak mendapatkan istirahat selama 15 menit. Dengan begitu maka siswa akan menjadi lebih produktif dan juga tidak tertekan.

  1. Siswa SD – SMP Belajar 4-5 Jam/hari

Selain memiliki jam istirahat yang cukup lama, siswa di Finldia juga memiliki jam belajar yang lebih singkat. Yaitu hanya4-5 jam per harinya untuk siswa yang duduk di bangku sekolah dasar. Dengan memiliki jam belajar yang pendek, uniknya siswa-siswa di Finlandia menjadi lebih produktif. Sementara untuk siswa yang duduk di bangku SMA mereka memiliki sistem belajar seperti mahasiswa dan mereka hanya akan datang saat ada jadwal belajar. Jadi mereka akan datang bukan karena merasa terpaksa tetapi mereka datang karena itu pilihan mereka. Bahkan guru-guru di kelas pun membantu para siswa untuk menentukan target atau kegiatan pembelajaran yang akan mereka lakukan dikelas. Dengan begitu siswa akan merasa siap dan tidak sabar untuk segera memulai proyek mereka sendiri.

  1. Tidak Ada Sistem Ranking

Finlandia percaya bahwa semua siswa itu pintar, mereka memiliki kepintaran masing-masing sesuai dengan bidangnya. Hal ini dilakukan pemerintah Finlandia dengan meniadakan sistem ranking. Sistem ranking hanyalah sebuah kompetisi untuk menghasilkan kelompok siswa pandai dan kelompok siswa pintar. Dan juga di Finlandia tidak ditemukan program akselerasi. Dengan begitu pemerintah Finlandia berharap bahwa semua siswa menjadi pintar dan strategi ini pun berhasil membuktikan bahwa Finlandia menjadi negara dengan sistem pembelajaran terbaik didunia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *