Lab Komputer di Sekolah Dasar Desa Pinggiran

A Ahmad

Banyak sebagian sekolah dasar di kab. Bekasi kekurangan fasilitas penunjang seperti computer, alat peraga pendidikan, dll. Dan banyaknya juga masyarakat yang memilih anaknya untuk bekerja saja dibandingkan dengan sekolah karena keterbatasan biaya. Banyak dari mereka hanya bersekolah sampai tamat sekolah dasar saja. Guru-guru pun juga mengeluhkan kurangnya fasilitas penunjang pengajaran yang kurang dan banyaknya fasilitas di sekolah seperti lab computer, perpustakaan yang kurang ada di daerah Muara gembong kab. Bekasi.

Dan karena salah satu faktor tersebut. Para pengajar pun berputar otak untuk menyiapkan materi bahan ajar untuk anak-anak sekolah dasar. Salah satu yang terjadi pada SDN 4 Muara Gembong di kab. Bekasi setahun yang lalu. Banyak para pengajar mengeluhkan kurangnya fasilitas lab komputer, karena itu salah satu fasilitas yang penting dalam belajar mengajar, mengingat zaman modern saat ini sudah seharusnya murid kelas 3 sekolah dasar tersebut belajar tentang komputer. Seperti kata ibu Nuri, dia sangat mengeluhkan tidak adanya fasilitas lab komputer, karena beliau adalah seorang guru komputer mau tidak mau ia harus  berputar otak untuk mencari bahan ajar.

Dia pun meminta tolong kepada kepala sekolah untuk di buatkan lab komputer di sekolah tersebut, mengingat daerah tersebut tidak ada warnet, mau tidak mau harus dibuatkan lab komputer agar anak muridnya paham dan bisa mengoperasikan komputer dengan pandai dan bijak. Hingga menunggu kurang lebih 6 bulan lamanya, akhirnya bantuan dari pemerintah langsung di terima. Sebanyak 40 komputer bantuan dari pemerintah kab. Bekasi datang ke SDN 4 Muara Gembong, dan juga bupati Bekasi untuk meninjau langsung lokasi tersebut guna untuk mengembangkan SDN 4 Muara Gembong menjadi sekolah yang layak pakai dan menjadi sekolah bertaraf nasional

Salah satu fasilitas yang diberikan antara lain :

  • 40 Komputer

Komputer ini dibagikan atas dasar permintaan sekolah yang ingin sekali dibuatkan lab komputer

  • Poster-poster peraga alat sains

Poster peraga ini diberikan langsung secara khusus dari pemerintah kab. Bekasi untuk SDN 4 Muara Gembong

Banyak guru guru yang mengaku senang dengan hal ini. Ternyata pemerintah mau turun tangan untuk memberikan beberapa fasilitas yang sangat vital ini. Tak luput juga kegembiraan semua murid sekolah dasar tersebut atas pemberian bantuan fasilitas tersebut. Seperti yang diketahui daerah Muara Gembong merupakan daerah pesisir utara di kab. Bekasi. Banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya untuk bertani, nelayan, dll. Dan daerah tersebut sering sekali dilanda banjir tiap tahunnya.

Maka dari itu daerah tersebut dianggap terisolir. Akses menuju kesana tersebut juga susah karena jalanannya yang rusak dan berbatu. Memang seharusnya pemerintah harus membenahi akses jalan. Sama halnya dengan keadaan akses jalan menuju rumah penulis. Walaupun hanya beda kecamatan namun soal akses jalan tak kunjung dibenahi. Sudah lebih hampir 6 tahun penulis tinggal akses jalan tak pernah di perbaiki, malah sekarang lebih parah kondisinya. Padahal daerah tempat penulis tinggal sudah padat penduduk.

Kembali lagi ke SDN 4 Muara Gembong. Bupati Bekasi menyampaikan pidato tentang pendidikan, memang kembali lagi seperti yang kita ketahui bahwa banyak masyarakat hanya bersekolah sampai SD saja karena keterbatasan uang. Maka dari itu bupati berpesan agar anak-anak harus bersekolah sampai tamat universitas agar semua keinginannya dapat tercapai. Semua warga sekolah antusias mendengar pidato tersebut. Banyak dari anak murid SDN 4 Muara Gembong yang ingin menjadi seorang polisi, TNI, dokter, dll. Dan mereka juga banyak yang ingin bersekolah setinggi tingginya agar mereka bisa membanggakan orang tua mereka kelak nanti

Lepas dari itu semua, bupati Bekasi berharap agar fasilitas yang diberikan dipakai semaksimal mungkin agar mereka dapat mengetahui secara materi dan praktek. Semua guru pun senang dan bangga, pada akhirnya mereka bisa leluasa mengajar dengan baik karena adanya alat peraga tersebut. Seperti ibu Nuri yang senang akhirnya ia bisa bebas mengajar tanpa perlu bersusah payah mengajarkan pelajaran komputer kepada murid kelas tiga sampai kelas enam SDN 4 Muara Gembong.

Ibu Nuri pun bercerita sedikit kepada penulis sebelum adanya fasilitas komputer tersebut. Ia mengajar dengan membawa laptop sendiri untuk alat mengajar. Karena ia berprofesi sebagai guru komputer, mau tidak mau ia harus membawa laptop sendiri dan mengajarkannya kepada anak murid tersebut. Ia mengajarkan dengan memanggil muridnya satu per satu untuk praktek mengetik. Memang ini hal yang sangat sulit untuk ibu Nuri mengingat dalam satu kelas, jumlah muridnya ada empat puluh sampai lima puluh orang. Dan ia hanya punya waktu 1 jam pelajaran.

Bisa dibayangkan betapa susahnya ia mengajar, sampai ia memohon kepada Allah SWT dalam shalatnya untuk dibangunnya fasilitas lab komputer. Dan kini ia senang bahwa permohonannya dikabulkan. Sekarang ia tidak sulit lagi untuk mengajarkan ilmu komputer.

Faktor-Faktor Narkotika Mengakar Di Masyarakat

A Zulkarnain

Dalam hidup bermasyarakat kita sering merasakan kontak sosial yang bertentangan dengan norma-norma kehidupan. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan perilaku menyimpang yang dapat menimbulkan kerugian bagi pihak yang bersangkutan maupun orang disekitarnya. Sebagai contoh, kita sering mendapatkan informasi mengenai buruknya penyalahgunaan narkotika, yang mana dapat merusak kesehatan secara fisik maupun mental. Buruknya lagi dapat merusak generasi bangsa yang merupakan bibit negara ini sebagai penentu bangkit atau runtuhnya bangsa Indonesia. Akan tetapi, walaupun banyak organisasi anti narkotika di kalangan masyarakat atau pemerintah, bangsa ini belum mampu untuk memberantas penyalahgunaan narkotika hingga ke akarnya. Mengapa?

Dalam dunia pendidikan sudah jelas ditekankan agar menjauhi bahaya narkotika. Peringatan tersebut bagaikan sudah meresap ke dalam ingatan anak-anak yang menerima ilmu dari sekolah dasar. Lalu bagaimana narkotika bisa mengakar di bangsa ini?

Berdasarkan peristiwa yang sering terjadi, narkotika telah menjerat beberapa kalangan selebritis mau pun pegawai sipil negara sebagai mana mereka adalah figur sosial yang menjadi sorotan masyarakat. Oleh karena itu kita perlu membentengi diri dengan mengetahui faktor-faktor yang dapat menimbulkan sesorang menyalahgunakan narkotika. Berikut adalah beberapa faktor yang dapat memicu orang menyalahgunakan narkotika:

  1. Keluarga

Seorang anak yang merasakan pahitnya broken home karena rusaknya keharmonian keluarga, akan membuat dirinya semakin tidak terarah hingga mudah untuk dipengaruhi oleh para pengedar narkotika. Untuk itu jagalah kerukunan dalam berkeluarga agar tercipta keharmonian dalam menjaga anggota keluarga.

  1. Pergaulan

Semakin dewasa seorang anak, maka cakupan pergaulannya pun semakin meluas. Sehingga memungkinkan para pengedar narkotika untuk memasuki zona anak tersebut. Maka dari itu perlu diperhatikan dengan siapa saja orang-orang yang kita sayangi bergaul, agar dapat mencegah bahaya narkotika.

  1. Ekonomi

Banyak orang yang rela melakukan perilaku menyimpang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Seperti pengedar narkotika yang penghasilannya dapat memberikan kehidupan mewah bagi para pelakunya. Bagi kita yang ingin berjuang untuk negara ini, carilah rezki yang halal meskipun sedikit dari pada rezki yang banyak tapi menghancurkan negara ini.

Itulah beberapa faktor yang menyebabkan narkotika mengakar di masyarakat. Berdasarkan faktor tersebut apakah anda telah mencegah bahaya narkotika?